Kenapa Suhu Di Indonesia Dingin Akhir – Akhir ini, Berikut Penjelasannya

3,454

Nasional – Kenapa Suhu Di Indonesia Dingin Akhir – Akhir ini, Berikut Penjelasannya, DI beberapa daerah di Indonesia mungkin mengalami hal yang sama dengan yang di alami oleh penduduk yang ada di Daerah Kota Bandung, yakni suhu yang dirasa semakin dingin saja. Hal ini di iyakan oleh Kepala BMKG Indonesia Hary Tirto Djatmiko. suhu dingin terjadi karena Indonesia mengalami puncak musim kemarau pada Juli sampai Agustus ini.

“Dengan indikator aktifnya monsun Australia, Indonesia mendapatkan pengaruh dari aliran massa dingin dari Australia yang menuju ke Asia,” ujar Hary.

Aliran massa dingin itu, jelas dia, menyebabkan perubahan suhu menjadi lebih dingin di sejumlah wilayah Indonesia yang berada di sebelah selatan garis khatulistiwa. Mulai dari Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Bali.

“Adapun yang beredar di media sosial mengenai suhu di Bandung yang mencapai 15°C saat ini bukanlah yang terdingin. Suhu minimum yang terjadi di Bandung pernah 12,4°C pada Juli 1986 dan di Lembang pernah 9,8°C pada Juli 1991. Artinya suhu sekarang masih berada di tatanan normal,” jelasnya.

Ia menegaskan, saat ini Indonesia memang berada di puncak musim kemarau yang ditandai dengan suhunya lebih dingin, siang lebih panas, anginnya lebih kencang. “Masyarakat diingatkan tak perlu khawatir dan resah. Yang penting mempersiapkan diri menghadapi udara dingin ini,” kata Hary.

 Kenapa Suhu Di Indonesia Dingin Akhir – Akhir ini menyebabkan Dieng Bersalju? 
Di media sosial juga ramai membicarakan adanya salju di puncak Dieng. Namun, Hary menegaskan, tak ada salju di puncak Dieng.

 Kenapa Suhu Di Indonesia Dingin Akhir - Akhir ini

“Jadi dieng itu bukan salju, sekali lagi bukan salju. Dieng itu dataran tinggi. Otomatis suhunya lebih dingin,” ungkap dia.

“Begitu ada aliran masa udara yang dingin kuat dari australia, embunnya, udara dinginnya lebih rendah lagi. Dan diindikasikan embunnya menjadi beku, jadi bukan es,” Hary memungkasi.

Baca juga :  Prediksi Pertandingan Perempat Final Piala Dunia 2018 

Dingin Di Kota Bandung

Bahkan Pada Jumat (6/7/2018), suhu minimum di kota Bandung mencapai 16,4 derajat celcius. Muhammad Iid Mujtahiddin, prakirawan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, mengatakan, suhu cuaca dingin di musim kemarau ini merupakan hal yang wajar.

Hal ini terjadi lantaran pada saat musim kemarau, angin tenggara atau angin timur berembus dari arah wilayah benua Asutralia. Suhu dingin di Indonesia, khususnya di Jabar, juga dipengaruhi musim dari kondisi cuaca di Australia yang juga relatif dingin. “Di saat musim kemarau, di kita utamanya di Jabar. Benua Asia itu lagi musim dingin dengan puncaknya di kisaran Juli-Agustus-September,” ungkap Iid saat dihubungi Jumat (6/7/2018).

Menurut dia, kondisi suhu dingin di musim kemarau tidak akan jauh berbeda dengan di musim hujan. “Pasti kondisinya tidak jauh berbeda, akan terasa dingin. Tergantung relatif besaran suhunya mungkin bervariasi, tapi secara umum relatif sama,” tuturnya. Suhu di Bandung sendiri beberapa hari ini terasa lebih dingin dibanding biasanya bahkan pada tanggal 1-5 Juli 2018 saja tercatat suhu rata-rata 17-18 derajat celcius. Iid menerangkan bahwa suhu di bulan Juli ini suhu minimumnya tercatat hari ini yakni mencapai 16,4 derajat celcius. “Dalam bulan Juli dari 1-6 Juli, ini paling rendah, hari ini yang tercatat di16,4 derajat celcius dan suhu maksimum itu mencapai dikisaran 28 derajat celcius,” ungkapnya.

Baca jugaTips dan trik  menghadapi suhu dingin

Suhu terendah di 16,4 derajat celcius ini pernah terjadi di Kota Bandung pada 40 tahun yang lalu. “Suhu tercatat terendah selama 40 tahun itu hingga mencapai 11,2 Agustus 1987,” katanya. Penurunan suhu ini terjadi tergantung dari prakiraan di kondisi Australia. Apabila Negara Kangguru itu mengalami penurunan suhu udara, maka suhu tersebut akan berdampak pada negara ini. “Untuk tahun ini, tercatat 1-6 Juli terutama di bulan Juli ini di suhu 16,4 derajat celcius,” katanya.

Suhu dingin ini diperkirakan bakal terjadi selama musim kemarau di bulan Juni-September. Hal tersebut karena puncak musim dingin di Australia terjadi antara Juli-September. “Jadi dalam sepekan juga kita lihat ada beberapa perkiraan di Australia suhunya bisa mencapai 6 derajat, 9 derajat, itu juga akan berdampak pada kondisi cuaca, terutama suhu udara di wilayah kita,” katanya. Oleh karena itu, Iid mengimbau kepada masyarakat agar menjaga kondisi badan dengan menkonsumsi banyak buah-buahan dan minum yang cukup, mengingat di cuaca dingin kering seperti ini akan banyak dibutuhkan air.

Selain itu, kondisi angin relatif kencang di musim kemarau ini, yakni di kisaran 36-45 kilometer. Angin kencang ini juga berdampak pada tingginya gelombang maksimum. “Dalam seminggu ke depan, kami imbau nelayan untuk tidak melaut, terus memantau informasi tinggi gelombang melalui BMKG atau stakeholder, seperti TNI AL, karena dalam seminggu kedepan kondisi gelombang relatif tinggi di kisaran 3,5meter-4meter,” ucapnya. Angin ini terjadi karena gangguan siklon Mario yang akan berlangsung selama berjam-jam bahkan hingga mingguan. “Paling lama 2 minggu,” ujarnya.

 

 

Kenapa Suhu Di Indonesia Dingin Akhir – Akhir ini

Loading...
Comments
Loading...