Kata Rudiantara Soal Hilangnya Foto Amien Rais di Instagram

55

Kata Rudiantara Soal Hilangnya Foto Amien Rais di Instagram

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menanggapi soal dihapusnya foto-foto Amien Rais di akun @amienraisofficial oleh pihak Instagram. Foto-foto yang semula menampilkan pertemuan Amien dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Mekah tersebut dihapus karena dianggap tidak sesuai dengan pedoman komunitas di platform Instagram.

“Unggahan Anda telah dihapus. Kami menghapusnya karena unggahan itu tidak sesuai dengan pedoman komunitas kami,” demikian pemberitahuan Instagram (dalam terjemahan bahasa Indonesia) di akun Amien.

Menurut Rudiantara, kemungkinan foto tersebut di-take down Instagram karena ada pengaduan massal dari komunitas tertentu. “Mungkin ada pengaduan massal dari pihak tertentu. Kalau Kominfo sendiri, tentu tidak ada kepentingan menghapus konten tersebut,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.

Dalam akun Instagram-nya, Amien Rais menyebut penghapusan unggahannya tersebut adalah bentuk pencederaan kebebasan berekspresi. Lebih jauh, Wakil Ketua Partai Gerindra Fadli Zon menuding ada kemungkinan pihak-pihak tertentu terlibat dalam penghapusan unggahan tersebut. “Foto itu kan bukan berisi pornografi, fitnah, atau hoax. Kenapa harus dihapus?” ujar Fadli saat ditemui di lokasi yang sama.

Pedoman komunitas yang tertera di situs Instagram menyebutkan, apabila ada konten yang menurut Instagram tidak layak, sebagai konsekuensinya, konten itu akan dihapus atau dinonaktifkan.

“Kami berupaya menumbuhkan komunitas yang beragam dan positif. Kami menghapus konten yang berisi ancaman serius atau ungkapan kebencian, konten yang menargetkan individu pribadi untuk merendahkan atau mempermalukan mereka, informasi pribadi yang bertujuan memeras atau melecehkan seseorang, dan pesan berulang yang tidak diinginkan,” demikian ditulis Instagram.

Sumber: Tempo.Co

Loading...
Comments
Loading...