Hendak Berkaraoke Ria, Seorang Pemuda Asal Bobol, Sekar Ini, Tewas Tersengat Listrik

3

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN)- Pengen menghibur diri dengan ‘berkaraoke ria’ di rumah kakaknya yang berada di samping rumahnya itu. Harianto (21) seorang pemuda asal Desa Bobol, Kecamatan Sekar itu, akhirnya tewas tersengat listrik hingga tewas.

Kejadia naas itu dialami oleh Harianto (21), yang tinggal di Dusun Ngronan, Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Gara-gara berniat ingin menghibur diri dengan berkaraoke, pria ini akhirnya harus meregang nyawa karena tersengat aliran listrik yang ada di Microfon yang dipegangnya itu, Senin (12/3/2018) sekitar pukul 16:45 wib.

Berdasarkan keterangan dari saksi mata menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat korban sepulang dari ladang. korban langsung menuju rumah kakaknya yang berdampingan dengan rumah korban untuk beristirahat sambil ‘berkaraoke ria’.

Korban menyalakan televisi, kemudian mengambil dan memegang Mic yang tanpa diketahui ternyata di mic tersebut ada aliran listrik yang mengakibatkan korban tersengat aliran listrik alias kesetrum hingga membuat korban tewas di lokasi kejadian.

Saat korban kesetrum, dia sempat memanggil Sita (22) yang juga kakak ipar korban. Saat didatangi ternyata korban sudah tergeletak di lantai dengan badan kejang dan masih memegang mic.

Melihat adiknya tergeletak jatuh akibat tersengat aliran listrik itu, Sifa yang juga saksi mata dalam kejadian itu berusaha menolong korban dengan mematikan aliran listrik di rumahnya itu. Tapi sayangnya, upaya saksi itu tak membuahkan hasil sebab saat dilarikan ke Puskesmas Sekar, korban diketahui sudah tak bernyawa lagi alias sudah meninggal dunia.

Kapolsek Sekar AKP Rumadi kepada para awak media membenarkan adanya kejadian naas yang menimpa Harianto (21), yang tinggal di Dusun Ngronan, Desa Bobol, Kecamatan Sekar, yang tersengat listik hingga meninggal dunia, Senin (12/03/2018).

Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Sekar yang dipimpin oleh Dr. Andik Sujatmiko menyebutkan, bahwa korban telah meninggal dunia saat dilakukan pemeriksaan medis. Korban dinyatakan tewas akibat tersengat aliran listrik, dengan luka bakar di bagian telapak tangan sebelah kanan.

“Dari pemeriksaan tim medis, tidak ada tanda tanda kekerasan dan penganiayaan pada tubuh korban, sehingga korban dinyatakan murni meninggal duani akibat tersengat aliran listrik,” tandas AKP Rumadi.

Karena keluarga menyadari bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan, selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dikembumikan. Guna melengkapi bukti pihak kepolisian meminta agar ahli warisnya membuat surat pernyataan bermaterai dengan menyatakan tidak akan menuntut siapapun dan pihak manapun dalam kejadian tersebut.

**(Yus/Red).

Loading...
Comments
Loading...