DPW JPKP Jatim Mengutuk Keras Pelaku Teror Bom

48

SURABAYA (RAKYAT INDEPENDEN)- Peristiwa terjadinya teror bom di Mako Brimob, Kelapa dua, Depok, Jawa barat, di 3 (tiga) gereja di Surabaya, di Rusunawa Wonocolo, turut Kecamatan Tman, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa timur serta di Polrestabes Surabaya, yang mengakibatkan puluhan nyawa gugur dan luka-luka dalam kejadian teror itu, membuat keprihatinan dari berbagai pihak.

Belasungkawa dan turut berduka cita mengalir ke keluarga korban yang ditinggalkan, terutama korban yang meninggal dunia akibat teror bom dari orang yang disebut teroris itu. Bela sungkawa juga datang dari Keluarga besar DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Jaringan Pendamping Kebijakan dan Pembangunan (JPKP) Jawa timur.

Ketua DPW JPKP Jatim Agung Darutomo mengatakan, pihaknya mengutuk keras segala tindakan terorisme dalam bentuk apapun dan dimohon agar tidak mengkaitkan aksi teror dengan agama tertentu.

“Tidak ada satupun agama di dunia ini yang mengajarkan aksi teror dan membunuh oang lain yang tak bersalah,” tegas pria yang akrab disapa Mas Agung itu, serius.

JPKP yang merupakan LSM pendukung Jokowi itu menegaskan, siapapun orangnya yang disebut teroris itu agar menghentikan aktifitasnya sebab JPKP bersama masyarakat akan mendukung Polri dalam menumpas teroris hingga ke akar-akarnya.

“Atas nama JPKP Jatim, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban yang gugur dalam peristiwa rentetan teror bom yang terjadi ini. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya.

Di akhir bincang-bincangnya dengan rakyatindependen.co.id pihaknya berharap agar masyarakat terus memberikan dukungan moral terhadap Polri yang dibantu TNI untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini, dari tindakan teror sehingga situasi dan kondisi negara ini kembali membaik dan kamtibmas bisa kondusif seperti sedia kala.

**(Kis/Red).

Loading...
Comments
Loading...