Diduga Bunuh diri, Seorang Wanita Tak dikenali Menceburkan diri di Bengawan Solo, Jembatan Dengok, Padangan

113

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Seorang wanita tak dikenal alias Miss X, yang diperkirakan berusia 40 tahun, ditemukan terapung di aliran Sungai Bengawan solo, turut Desa Dengok, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Senin (6/8/2018) sekira pukul 04:30 wib.

Menurut saksi mata dalam kejadian tersebut, Sukirno, seorang warga Kampung Semangat, Cepu, Blora, yang saat itu sedang mancing di bawah Jembatan lama Dengok itu, menuturkan bahwa wanita itu, tiba-tiba mendengar ada barang yang tercebur bengawan itu.

Setelah dilihat, ternyata ada seorang wanita yang menceburkan diri dari jembatan lama di Desa Dengok, hingga mengapung di dasar sungai Bengawan solo itu.

Mengetahui kejadian itu, Sukirno langsung mendekati wanita yang terapung itu dan hendak menolong, akan tetapi korban menolak untuk ditolong, hingga akhirnya korban tak bergerak lagi, yang diketahui telah meninggal dunia.

“Saya kaget, kayak ada benda jatuh, ternyata seorang wanita yang menceburkan diri dari atas jembatan Dengok. Waktu mau saya tolong ternyata dia nggak mau, hingga akhirnya terseret arus air,” tegas Sukirno.

Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Padangan Edy Prasetyo kepada para awak media membenarkan adanya kejadian ditemukannya wanita tak dikenali yang menceburkan diri dari jembatan Dengok, ke aliran Bengawan solo, hingga akhirnya ditemukan tewas di lokasi kejadian.

“Benar mas. Ada Miss X yang menceburkan diri ke Bengawan solo dari atas Jembatan Dengok, yang merupakan jembatan jalur Bojonegoro – Cepu yang merupakan jembatan perbatasan Bojonegoro Jawa timur dengan Blora Jawa tengah itu. Korban, ditemukan tewas saat dilakukan evakuasi,” ungkap pria yang akrab disapa Pak Edy itu, Senin (6/8/2018).

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke RSUD Dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, untuk dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebabnya tewasnya korban yang diduga bunuh diri itu.

“Masalah tersebut, kemudian ditindak lanjuti oleh Polsek Padangan, sebab kejadian berada di wilayah hukum Polsek Padangan, Polres Bojonegoro,” pungkasnya.

**(Kis/Yan).

Loading...
Comments
Loading...