Antisipasi Maraknya Peredaran Miras, Kapolres Gresik Keluarkan Maklumat

4

GRESIK (RAKYAT INDEPENDEN)- Peristiwa tewasnya beberapa pemuda saat pesta minuman keras (miras) oplosan di wilayah Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jateng beberapa waktu lalu, menjadi pelajaran bagi Kepolisian untuk terus melakukan evaluasi dalam memerangi miras oplosan.

Tak ingin terjadi hal sama di wilayah hukum Polres Gresik, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro,SH,SIK,M.Si, mengeluarkan maklumat larangan produksi dan peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa timur.

Sejak Sabtu (5/5/18) siang, personil jajaran Polres Gesik melakukan patroli antisipasi produksi dan peredaran miras di cafe dan warung-warung kopi di wilayah hukum Polres Gresik. Kegiatan patroli yang sekaligus menyisir peredaran miras juga dibarengi dengan sosialisasi maklumat Kapolres Gresik tentang larangan produksi dan peredaran minuman keras di Kabupaten Gresik.

Selain menyampaikan pesan Kamtibmas kepada karyawan cafe dan warung-warung tersebut, anggota Polres Gresik juga menempelkan stiker yang berisi himbauan agar para pengunjung tidak mengkonsumsi miras saat berkaraoke.

Sebagai kota wali Kapolres Gresik menegaskan bahwa di wilayah Gresik tidak boleh ada lagi warung kopi dan tempat karoke yang menjual miras jenis apapun.

“Tak diperbolehkan warung dan café di Gresik yang menjual miras lagi. Selaku pengemban fungsi kantibmas, sudah menjadi tugas dan kewajiban kami menjaga kota wali dan kota santri ini agar tetap bersih dari adanya miras dan obat-obatan terlarang,” tegas Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro,SH,SIK,M.Si, Sabtu (5/5/2018).

Polri, khususnya Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) baik langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat. Pemasangan Baner Maklumat larangan produksi dan peredaran minuman keras juga terpasang ditempat-tempat keramaian agar masyarakat mengetahui dan paham terhadap larangan miras tersebut.

“Hari ini, anggota telah lakukan pemasangan stiker, spanduk, mengenai himbauan bahaya miras. Kami berharap, untuk dipedomani para pengunjung cafe maupun warkop di Gresik ini,” pungkasnya.

**(Kis/Red).

Loading...
Comments
Loading...